Warga Jakarta kelahiran Medan, Sumatera Utara, Mulaisudjono Tjahaja (53), keluar sebagai juara umum Atjeh Batee Festival yang digelar di Hermes Palace Hotel, selama lima hari (4-8 Februari). Ia berhasil memperoleh sembilan penghargaan dari enam kategori dan berhak mendapatkan sebuah sepeda motor.
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh bersama Harian Serambi Indonesia dan Hermes Palace Hotel ini diikuti hampir 450 peserta yang berasal dari seluruh Aceh, Jakarta, dan provinsi lain.
Ditemui wartawan seusai dinobatkan sebagai juara umum, Mulaisudjono mengaku ini pertama kalinya ia memperoleh juara umum setelah lima kali ikut kontes batu. “Ini keenam kalinya saya ikut. Pertama kali ikut di Ciracas, Taman Mini Indonesia Indah, Mangga Dua, Medan, Jakarta, dan Aceh. Sebelumnya hanya meraih juara I,” ujarnya yang tidak menduga dapat memperoleh predikat juara umum.
Ia sebutkan, penghargaan yang diperoleh di kelas idocrase large juara I, red carnelian juara I, yellow carnelian juara I, akik gambar kristal juara I, II, dan III, akik gambar badar juara I dan II, dan batu bacan juara II. “Saya penggemar batu. Dengan mengikuti kegiatan ini saya ingin batu Indonesia dikenal dunia,” kata Mulaisudjono yang sudah 25 tahun menekuni bidang gemstone dan memiliki ribuan koleksi batu.
“Tentu saya bahagia dan bisa ke Aceh untuk ikut kontes batu. Aceh ini benar-benar aman dan kondusif, festivalnya juga bagus dan tertib,” tambahnya.
Selain Mulaisudjono, juga ada Indriani, perempuan satu-satunya yang ikut Atjeh Batee Festival ini. Ibu tiga anak ini meraih dua penghargaan, yaitu di kelompok idocrase lumut medium juara III dan idocrase solar small juara III.
Indriani mengaku ini kali kedua ia ikut festival gemstone. Sebelumnya, bulan lalu, ia juga mengikuti festival yang sama di Medan untuk tingkat nasional. Namun, saat itu tak satu pun penghargaan pun diraihnya.
Sunrise

Home
Posting Komentar